Latar Belakang
Sistem Informasi Pengelolaan Perhutanan Sosial – Nusa Tenggara Timur (SIPOPS – NTT) Adalah alat bantu yang dikembangkan untuk mendukung implementasi Perhutanan Sosial di Provinsi NTT melalui Upaya penyediaan informasi dan monitoring perkembangan Perhutanan Sosial di Provinsi NTT. Sistem Informasi berbasis web ini dikembangkan untuk mudah digunakan oleh berbagai kalangan yang dapat diakses kapanpun dan dimana saja oleh para pengguna dalam memperoleh informasi terkait Perhutanan Sosial di Provinsi NTT.
Alat bantu ini dibangun dengan mempertimbangkan:
– Terbangunnya Platform Sistem Informasi yang tepat guna
– Tersusunnya guidelines
– Penguatan dan Keterlibatan para pihak
Menu dan Fitur SIPOPS NTT


SIALAM
SiAlam Adalah Salah satu fitur unggulan didalam SIPOPS. Kerangka kerja yang dibangun untuk mendukung diseminasi pengetahuan dan informasi yang akan meningkatkan kapasitas petani dan/atau masyarakat sekitar hutan dalam mengelola bentang lahan melalui kemudahan akses informasi perhutanan sosial.


Dukungan SIPOPS dalam Pengelolaan Perhutanan Sosial
Kemudahan data dan informasi
SIPOPS menjadi sarana penyajian basis data perhutanan sosial Provinsi NTT yang selalu diperbarui, dilengkapi dengan informasi program, kegiatan, komoditas, serta hasil kerja Pokja PPS yang mudah diakses oleh berbagai pihak.
Peningkatan Pengetahuan
SIPOPS berupaya mendukung proses diseminasi informasi dan pengetahuan perhutanan sosial di Provinsi NTT kepada para pihak, serta dukungan pengembangan kompetensi yang memperkuat kapasitas dalam mengelola perhutanan sosial
Pengambilan Keputusan dan Evaluasi
SIPOPS mendukung pemantauan, evaluasi, dan diseminasi pengetahuan, sehingga mampu membantu pengambil kebijakan dan masyarakat dalam membuat keputusan serta mendorong pengelolaan perhutanan sosial secara berkelanjutan
Training of Trainer SIPOPS kepada Pemangku Kepentingan

Melibatkan 98 peserta (40% Perempuan) dari berbagai pemangku kepentingan DLHK Provinsi, KPH, Pokja PPS, Akademisi, Mitra Pembangunan untuk meningkatkan pemanfaatan dan penyebarluasan SIPOPS.
Workshop bersama representasi kelompok masyarakat

Melibatkan 88 peserta (30% Perempuan) yang merupakan representasi kelompok Masyarakat sekitar hutan dalam upaya meningkatkan pengetahuan akses Kelola PS.