kegiatan

Prosesi Penamatan atau Wisuda Sekolah Perempuan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) – Provinsi Nusa Tenggara Timur 

ICRAF Indonesia, melalui program Land4Lives dengan dukungan pemerintah Kanada, mengembangkan model Skol Bife Nekamese di Desa Neke pada 2022 bersama gereja GMIT Nekamese dan turut membuka Skol Atoni sebagai wadah belajar bagi laki-laki. Pada Februari 2024, 69 perempuan peserta Skol Bife Nekamese menamatkan pembelajaran mereka.

Tahun 2025 menjadi titik replikasi: ICRAF Indonesia, Pemkab TTS, GMIT Klasis ATU, dan mitra lain mengembangkan model ini ke desa-desa lain di TTS. Kolaborasi ini melahirkan panduan Sekolah Perempuan yang melatih 174 fasilitator, terdiri dari 160 perempuan dan 14 laki-laki, untuk mendampingi setiap kelompok belajar. Menjelang akhir 2025, sekitar 38 sekolah perempuan berdiri di 28 desa, dengan 25 kelompok aktif menjalankan kegiatan. CIS Timor turut membuka 3 sekolah perempuan sejak akhir 2024 sebagai bagian dari fokus organisasinya pada pengurangan risiko bencana dan GEDSI.

Kelompok Skol Bife yang memulai pembelajaran sejak akhir 2024 kini memasuki tahap penamatan, setelah melalui monitoring dan evaluasi bertahap sepanjang 2025. Prosesi wisuda ini mengapresiasi konsistensi peserta selama 1,5 tahun belajar dan menandai babak baru bagi mereka untuk mengembangkan praktik baik di komunitas masing-masing. Keluarga, gereja, pemerintah, dan mitra pembangunan memegang peran penting dalam melanjutkan penguatan pemberdayaan perempuan serta mewujudkan kesetaraan gender demi penghidupan yang tangguh di tengah iklim di Timor Tengah Selatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi peserta yang telah menyelesaikan pembelajaran, memperkuat jaringan antarsekolah perempuan di TTS, serta membangun komitmen para pihak dalam mengembangkan program ke depan. Wisuda berlangsung pada Selasa, 15 September 2026 di Gereja Jemaat Sonhalan Niki-Niki, dan dihadiri sekitar 700 anggota dan fasilitator Sekolah Perempuan, bersama perwakilan Kementerian PPPA, Dinas P3A Provinsi NTT, Bupati dan Bappeda TTS, Dinas P3A dan PMD TTS, Inspektorat TTS, Camat Oenino dan Amanuban Tengah, kepala desa dari 23 desa, Majelis Sinode GMIT, Majelis Klasis Harian, ICRAF, dan CIS Timor. ICRAF, Dinas P3A Timor Tengah Selatan, dan GMIT Klasis Amanuban Tengah Utara menyelenggarakan acara ini bersama-sama.