Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Kebun Dapur untuk Mendukung Kegiatan Pengembangan Pekarangan Pangan Bergizi sebagai bagian dari Tapak Percontohan Cerdas Iklim di Kabupaten Bone

Pengantar


Land4Lives melaksanakan kegiatan ketahanan pangan di 12 desa di Kabupaten Bone, mencakup tujuh kecamatan: Kahu (2 desa), Bontocani (2 desa), Ponre (1 desa), Pattimpeng (2 desa), Lappariaja (1 desa), Dua Boccoe (2 desa), dan Cenrana (2 desa). Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan edukasi pangan lokal berdasarkan survei pangan dan gizi, serta pembangunan kebun dapur dengan fokus pada keberlanjutan, seperti pengolahan tanah, pemeliharaan, dan penyediaan benih tanaman.

Pada tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Bone menjalankan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) untuk mendukung gizi keluarga dan program Makan Bergizi Gratis melalui budidaya hortikultura di pekarangan. P2B Reguler dilaksanakan di tiga desa di Kecamatan Kahu (Palakka, Sanrego, Tompong Batu) dengan 15 kelompok tani/KWT, didukung 20% dana ADD melalui Bumdes. P2B Diskresi dilaksanakan di 26 kecamatan lainnya di Kabupaten Bone.

Sejak 2022, Land4Lives melalui CIFOR ICRAF mendukung pengelolaan kebun dapur dan mengembangkan Tapak Percontohan Cerdas Iklim (TP2Ci) di enam sublandscape: Patimpeng, Bontocani, Kahu, Bulutana, Dua Boccoe, dan Cenrana. TP2Ci mencakup kebun dapur, kebun belajar, pembibitan, dan unit usaha sebagai sarana pembelajaran masyarakat untuk ketahanan pangan rumah tangga.

Sinergi antara TP2Ci dan P2B bertujuan meningkatkan jumlah kebun dapur sebagai tempat belajar, mendukung kemandirian pangan, dan mengatasi masalah gizi. Bimbingan teknis P2B meningkatkan kapasitas penyuluh dan pelaksana dalam merencanakan dan mengelola kebun dapur berkelanjutan, termasuk produksi pupuk kompos dan pestisida nabati.

Tujuan Kegiatan


  1. Meningkatkan pengetahuan penyuluh dan pelaksana P2B tentang pentingnya kebun dapur untuk konsumsi pangan beragam, bergizi, dan aman.
  2. Meningkatkan pemahaman tentang persiapan, perencanaan, dan pengelolaan kebun dapur berkelanjutan.
  3. Meningkatkan keterampilan pengelolaan kebun dapur yang berkelanjutan.

Keluaran yang Diharapkan


  1. Peningkatan pengetahuan peserta tentang kebun dapur, diukur dengan pre- dan post-test.
  2. Kemampuan peserta menyusun rencana kebun dapur, termasuk lokasi, jenis tanaman, dan produksi bahan seperti pupuk kompos dan pestisida nabati.
  3. Peningkatan keterampilan pengelolaan kebun dapur berkelanjutan, diukur dengan pre- dan post-test.

Waktu dan Tempat Kegiatan


  1. Kamis, 28 Agustus 2025, 08.30–16.00 WITA, TP2Ci Desa Wae Kecce, Kecamatan Lappariaja.
  2. Minggu Terakhir September 2025, 08.30–16.00 WITA, TP2Ci Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe.
  3. Minggu Pertama September 2025, 08.30–16.00 WITA, BPP Kota Watampone.