Upaya mewujudkan pengelolaan bentang lahan secara menyeluruh sering kali berhadapan dengan jurang pemisah antara rencana di atas kertas dengan realitas politik dan berbagai kepentingan di lapangan. Rencana tata ruang yang dirancang secara teknokratis sering kali gagal diimplementasikan karena belum mampu menyelaraskan berbagai kepentingan, perbedaan perspektif, dan klaim atas lahan yang saling tumpang tindih dan kerap kali menimbulkan konflik di antara para pemangku kepentingan. Untuk menjembatani kesenjangan ini, diperlukan sebuah proses yang melampaui sekadar decision support bagi satu pihak, menuju sebuah negotiation support yang memungkinkan tercapainya pemahaman dan kesepakatan bersama di antara para pihak yang terlibat.
Menjawab kebutuhan tersebut, CIFOR-ICRAF mengembangkan LUMENS (Land Use Planning for Multiple Environmental Services), sebuah kerangka kerja yang berfungsi sebagai alat bantu negosiasi bagi para pihak yang berkepentingan. Kerangka kerja ini diejawantahkan dalam bentuk perangkat lunak berbasis Geo-spasial yang memungkinkan pengguna melakukan analisis dinamika perubahan lahan dan kaitannya terhadap ekonomi berbasis lahan dan beragam jasa lingkungan secara integratif. Dengan pendekatan ilmiah dan berbasis data spasial, LUMENS dirancang untuk memfasilitasi dialog, mengeksplorasi berbagai skenario pembangunan, dan menganalisis untung-rugi (trade-off) dari setiap pilihan kebijakan secara transparan dan partisipatif. Informasi lebih lanjut mengenai LUMENS dapat dilihat pada laman LUMENS.or.id.
Kerangka kerja LUMENS telah diimplementasikan di Nusa Tenggara Timur dalam penyusunan Peta Jalan & Rencana Induk Pertumbuhan Ekonomi Hijau (Green Growth Plan) 2025-2045. Dalam proses tersebut, perangkat lunak LUMENS berperan penting untuk menyediakan informasi spasial terkait dinamika penggunaan lahan dan kaitannya dengan beragam jasa lingkungan serta indikator sosial-ekonomi, di mana berbagai skenario pembangunan disimulasikan untuk melihat dampaknya secara ex-ante. Hasilnya adalah sebuah peta jalan yang terukur, yang memproyeksikan bahwa pertumbuhan PDRB dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca mungkin untuk dicapai secara bersamaan melalui skenario pertumbuhan hijau.
Sebagai salah satu bagian dari kegiatan Land4Lives untuk membuka ruang berjejaring dan berkomunitas, kami menyelenggarakan Eksposisi Pengenalan Kerangka Kerja dan Perangkat Lunak LUMENS. Acara ini bertujuan untuk memaparkan LUMENS sebagai kerangka riset perencanaan wilayah terintegrasi serta alat bantu pengajaran & penelitian bagi sivitas akademika dan para praktisi. Melalui pengenalan ini, diharapkan dapat terbuka jejaring kolaborasi dan berkomunitas untuk memperkuat basis pengetahuan dalam pengelolaan bentang lahan yang inklusif dan terpadu di Nusa Tenggara Timur.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memaparkan kerangka kerja dan perangkat lunak LUMENS kepada komunitas akademik dan praktisi di Nusa Tenggara Timur. Secara lebih rinci, kegiatan ini bertujuan untuk:
Kegiatan eksposisi akan dilakukan pada
Waktu | Agenda | Pelaksana/Narasumber |
13.30 - 14.00 | Pendaftaran | |
14.00-14.10 | Sambutan | ICRAF Indonesia |
14.10-14.50 | Ulasan kerangka Kerja dan Perangkat lunak LUMENS | ICRAF Indonesia |
14.50-15.30 | Demonstrasi langsung (live demo) penggunaan LUMENS untuk memodelkan skenario kebijakan berbasis lahan & mengevaluasi dampaknya terhadap jasa lingkungan. | ICRAF Indonesia |
15.30-16.00 | Diskusi dan tanya jawab, dan penutup | ICRAF Indonesia |
16.00-16.15 | Perkenalan perangkat daring, tindak lanjut dan penutup | ICRAF Indonesia |
WEBPAGE LUMENS
WEBSITE LUMENS
MATERI PRESENTASI