Integrasi aspek gender dalam perencanaan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sangat penting untuk memastikan keadilan dan efektivitas kebijakan. Proses ini harus dimulai sejak tahap desain hingga implementasi, melalui perencanaan strategis dan panduan operasional yang responsif gender. Penyusunan indikator dan data terpilah gender diperlukan untuk mengidentifikasi isu secara tepat dan menyusun kebijakan yang inklusif, dengan mempertimbangkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, akses terhadap aset dan pasar, serta pengembangan kapasitas. Penguatan kelembagaan di semua tingkatan dan penggabungan berbagai sumber pendanaan menjadi kunci untuk menjamin keberlanjutan aksi iklim dan alokasi yang adil bagi kelompok marjinal. Penganggaran responsif gender juga harus mencakup pemantauan variabel gender secara menyeluruh. |