Pengelolaan DAS Noelmina, Benain, dan Bila Walanae harus mencerminkan kerentanan ekologis dan sosial-ekonomi, serta selaras dengan rencana pembangunan daerah dan karakteristik kelembagaan. Ketiga DAS menghadapi tekanan biofisik dan sosial yang mengancam keberlanjutan ekosistem dan penghidupan masyarakat. Upaya mitigasi mencakup konservasi, rehabilitasi lahan kritis, pengendalian praktik merusak, serta penguatan partisipasi dan kapasitas masyarakat. Harmonisasi kebijakan sektoral, sinergi antar daerah, dan integrasi program menjadi kunci keberhasilan. Evaluasi rutin dan kolaboratif, berbasis indikator kualitatif dan nilai lokal, diperlukan untuk memastikan efektivitas RPDAS. Dukungan terhadap model usahatani terpadu dan optimalisasi dana desa juga penting untuk membangun ketahanan masyarakat di seluruh wilayah DAS. |