Agroforestri merupakan solusi pengelolaan lahan yang berkontribusi terhadap mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, mulai dari skala kebun hingga bentang lahan. Sistem ini banyak dipraktikkan oleh petani swadaya berdasarkan konteks lokal dan strategi penghidupan mereka. Untuk meningkatkan adopsi agroforestri cerdas iklim, diperlukan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan yang mencakup perancangan bersama (co-design), pembangunan, dan pendampingan. Proses co-design memungkinkan integrasi perspektif dan preferensi petani dalam pengelolaan lahan. Namun, kapasitas penyuluh lapangan masih terbatas dan membutuhkan alat bantu untuk memperkuat efektivitas transfer pengetahuan dan replikasi praktik agroforestri yang adaptif terhadap iklim. |