Kebun Niaga berbasis agroforestri menjadi solusi penghidupan utama bagi kelompok rentan terhadap perubahan iklim, seperti petani, nelayan, pekebun, peternak, serta perempuan dan anak perempuan di desa. Usaha ini mengoptimalkan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keadilan dalam rantai nilai, akses ke pasar hijau, dan pembiayaan inovatif. Penguatan kapasitas kelembagaan, manajemen usaha, dan pemahaman rantai nilai menjadi kunci keberhasilan. Inisiasi usaha harus melibatkan perempuan untuk memperluas peran ekonomi dan mengurangi kesenjangan. Skema kemitraan publik-swasta diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan akses pasar. Usaha berbasis kelompok memperkuat posisi tawar, efisiensi sumber daya, dan stabilitas usaha di tingkat desa. |