Kebijakan yang mengatur perencanaan, monitoring, dan evaluasi di Indonesia saat ini telah berusaha memastikan pendekatan yang responsif gender. Indikator utama yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pengarusutamaan gender yaitu Indeks Pembangunan Gender (IPG), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), dan Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Namun, indikator-indikator tersebut ada batasnya. Mereka tidak dapat menggambarkan kesenjangan antara perempuan dan laki-laki dalam beberapa aspek pembangunan, salah satunya kerentanan terhadap dampak perubahan iklim. Demi mewujudkan masa depan yang setara, perempuan dan laki-laki perlu terlibat, didengarkan aspirasinya, dan memiliki akses yang berkeadilan terhadap manfaat pembangunan. |