Publikasi

Semua publikasi

Booklet 2026

Taklimat Edisi Bentang Lahan #07 - Rencana Pengelolaan Sublanskap di KPH Lalan Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin - Pengantar dan Metode Penyusunan

Amiril, Andri Abbas, Lia Karlina Sinamo, Jolinatalius Aritonang, Januardi Masrullah, Machmudi, Ingriyani, Ira Ratna Sari, Seruni Fauzia Lestari, Arif Budi Nugraha, Caecilia Yulita Novia, Dewi Kiswani Bodro, Nurhayatun Nafsiyah, Thifali Adzani, Rendra Bayu Prasetyo, Anugerah Yuliadi, Yoga Lorensa Putra Yusa, Era Irhamni, Agrian Maulana, Yesi Lismawati, Syamsul Asinar, Asep Suryadi, Feri Johana, Ni’matul Khasanah, Suyanto, Andree Ekadinata, Sonya Dewi, Pijar Riza Anugerah

Ringkasan

Rencana Pengelolaan Sub-lanskap KPH Lalan Mendis di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan merupakan panduan strategis yang disusun oleh CIFOR-ICRAF melalui program Land4Lives untuk mewujudkan pengelolaan ruang yang adil, partisipatif, dan berkelanjutan. Lanskap dipahami sebagai ruang hidup yang dinamis, di mana proses alam dan interaksi sosial-budaya manusia saling memengaruhi serta membentuk identitas wilayah. Di tengah meningkatnya ancaman krisis ekologis, pengelolaan lanskap dituntut untuk mampu mengintegrasikan Solusi Berbasis Alam (Nature-based Solutions/NbS)—seperti restorasi hutan, konservasi tanah, dan pengelolaan lahan basah—guna menekan kerentanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim, seperti banjir, kekeringan, dan kenaikan muka air laut, sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon.

Proses penyusunan cetak biru pelestarian ini menempuh jalur kolaboratif yang dipimpin langsung oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lalan Mendis, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, perangkat desa, akademisi, serta organisasi sipil. Rangkaian tahapan perencanaan diawali dengan peningkatan kesadaran dan pemetaan masalah (merujuk pada RPHJP), perumusan visi bersama, penetapan tipologi dan unit perencanaan, hingga perumusan strategi intervensi NbS yang spesifik. Agar program-program ini dapat berjalan efektif dan berkesinambungan, kerangka kerja ini juga mewajibkan perancangan model bisnis, penetapan mekanisme pendanaan, serta penyusunan sistem pemantauan dan evaluasi (M&E) yang partisipatif. Rencana ini dipuncaki dengan penyelenggaraan Konsultasi Publik guna menyempurnakan dokumen rencana pengelolaan agar benar-benar merepresentasikan aspirasi seluruh pihak dalam menjaga harmoni alam dan kesejahteraan manusia.

Detail publikasi

Call Number
BL00689-26
Bahasa
Indonesia

Berkas