Dorong Pertanian Cerdas Iklim, CIFOR-ICRAF dan UNSRI ajak petani olah limbah jadi arang hayati

Pembuatan arang hayati, yang berguna untuk pertanian, dapat memanfaatkan limbah sekam padi yang berlimpah di desa Ganesha Mukti.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #36: Menanam padi di pekarangan sempit

Lahan sempit di sekitar rumah ternyata dapat dimanfaatkan untuk meringankan kebutuhan pangan dan membantu ekonomi keluarga.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #35: Pemasaran bersama tingkatkan akses pasar petani karet di Damai Makmur

Menghadapi ketidakpastian harga dan pasar, petani karet di dusun Damai Makmur memutuskan untuk memasarkan hasil panen mereka secara kolektif.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #31: Dari limbah jadi uang – Mengolah sekam padi di Ganesha Mukti

Bagaimana petani di desa Ganesha Mukti, mengolah limbah sekam padi menjadi produk organik bernilai tinggi.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #17: Harapan Erecinnong membuat wisata kebun durian

Petani di desa Erecinnong, Sulawesi Selatan sedang mengembangkan potensi wisata kebun durian. Mencontoh kebun buah Mekarsari.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #16: Mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak

Tengkulak memainkan peran penting dalam menjaga keberlangsungan usaha pertanian di Desa Maggenrang. Namun, ketergantungan yang berlebihan terhadap mereka dapat merugikan petani dalam jangka panjang.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #15: Pelajaran dari budidaya ubi jalar di lahan gambut

Kesuksesan kelompok petani di Mendis Jaya dalam budidaya ubi jalar menunjukkan bahwa kita perlu berani mencoba hal yang dirasa tidak mungkin dengan menggunakan ilmu-ilmu yang tepat, karena kita tidak pernah tahu jika kita belum mencobanya.

Selengkapnya

Cerita dari Desa #14: Bagaimana pupuk organik membantu petani menangkal hama tikus

Pengendalian hama bukan hanya sekedar bagaimana cara petani untuk mengurangi tingkat serangannya, tetapi bagaimana pola pertanian yang aman dan ramah lingkungan

Selengkapnya

Cerita dari Desa #13: Semangat gotong-royong kelompok petani wanita di Desa Mangsang

Kelompok Wanita Tani (KWT) Tri Mandiri menjadi model semangat gotong royong, antusias ketika belajar hal baru, dan kerukunan di Desa Mangsang. Berkat mereka, masyarakat sekitar tidak perlu pergi jauh untuk membeli sayuran segar dan bergizi.

Selengkapnya